DAMPAK DEGRADASI DAN RESTORASI MANGROVE TERHADAP CADANGAN KARBON BIRU DI INDONESIA: STUDI LITERATUR

Penulis

  • fajrina Akmalia Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Hasriani Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Tiara Ayu Safitri Dewi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Kata Kunci:

Ekosistem Mangrove, Ekosistem pesisir, Karbon biru, Restorasi Mangrove

Abstrak

Ekosistem Mangrove memiliki peran penting dalam penyimpanan karbon biru karena kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar pada biomassa dan sedimen. Namun, berbagai aktivitas manusia seperti alih fungsi lahan, penebangan, serta pembangunan wilayah pesisir menyebabkan terjadinya degradasi Mangrove yang berdampak pada penurunan cadangan karbon biru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak degradasi dan restorasi Mangrove terhadap cadangan karbon biru di Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap berbagai artikel ilmiah, laporan penelitian, serta publikasi yang relevan mengenai Mangrove dan karbon biru yang diperoleh dari database ilmiah seperti Google Scholar dan jurnal internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa degradasi Mangrove menyebabkan berkurangnya kemampuan ekosistem dalam menyimpan karbon serta meningkatkan emisi karbon ke atmosfer. Sebaliknya, upaya restorasi Mangrove melalui penanaman kembali dan pengelolaan ekosistem pesisir terbukti mampu meningkatkan cadangan karbon biru serta mendukung mitigasi perubahan iklim. Oleh karena itu, pengelolaan Mangrove secara berkelanjutan dan program restorasi yang efektif sangat diperlukan untuk mempertahankan fungsi ekosistem Mangrove sebagai penyimpan karbon alami di wilayah pesisir Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

01-04-2026

Terbitan

Bagian

Articles