Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal <p><a href="https://stars77mix.com/"><span data-sheets-root="1">stars77</span></a> <a href="https://www.desquesnes.be/">piket88 alternatif</a> <a href="https://puncaktoto6d.com/">toto</a> <a href="https://www.totojitu.com/">totojitu</a> </p> <p><a href="https://www.gabrieltriboulat.com/"><span data-sheets-root="1">sembahtoto</span></a></p> <p><a href="https://delta88indo.com/">deltaslot88</a> <a href="https://aslotre801.com">aslotre</a></p> <p><a href="https://pulpstitchin.co.uk/"><span data-sheets-root="1">johortoto</span></a></p> id-ID horizonjurnal@gmail.com (Rafiqi Almunawwar, M. Pd.) ismailkincai@gmail.com (Ismail, M. Pd.) Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 KONTROL VULKANIK–FLUVIAL TERHADAP EVOLUSI DATARAN SUBUR DI PULAU JAWA: STUDI LITERATUR https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/20 <p><em>Dataran subur di Pulau Jawa terbentuk melalui proses geomorfologi jangka panjang yang dipengaruhi oleh interaksi antara aktivitas vulkanik dan proses fluvial. Namun, kajian terdahulu umumnya lebih menekankan peran vulkanisme sebagai sumber material tanah, sedangkan kontribusi proses fluvial dalam mengontrol distribusi sedimen dan evolusi bentanglahan produktif masih relatif kurang dibahas secara integratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan vulkanik–fluvial dalam pembentukan dataran subur di Pulau Jawa melalui metode kajian literatur sistematis. Sebanyak 13 sumber literatur ilmiah yang relevan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif-analitis, content analysis, dan comparative analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik berperan sebagai penyedia utama material piroklastik kaya mineral, sedangkan proses fluvial berfungsi sebagai mekanisme utama redistribusi, transportasi, dan sedimentasi material ke dataran rendah sehingga membentuk dataran aluvial produktif. Temuan ini menegaskan bahwa kesuburan lahan di Pulau Jawa tidak hanya ditentukan oleh keberadaan gunung api, tetapi juga dipengaruhi oleh efektivitas sistem fluvial dalam mendistribusikan sedimen vulkanik. Oleh karena itu, pemahaman mengenai interaksi kedua proses tersebut penting sebagai dasar pengelolaan lahan, tata ruang, dan pertanian berkelanjutan di Pulau Jawa.</em></p> Embun Firdausi Amalya, Rifani Dwiyanti, Feny Nursyahira Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/20 Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 +0000 DINAMIKA PAPARAN SUNDA-SAHUL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP EVOLUSI PESISIR INDONESIA https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/19 <p><em>Artikel ini bertujuan mengkaji Dinamika Sunda Sahul Dan Implikasinya Terhadap Evolusi Pesisir Indonesia yang memiliki peran penting dalam dinamika geologi dan evolusi lingkungan di kawasan Asia Tenggara dan Australia.Penelitian ini menerapkan Metode literatur riview dengan penggunaan berbasis data akademik termasuk Google Sholar.Studi ilmiah mengungkapkan bahwa&nbsp; Perubahan muka air laut selama periode Kuarter, khususnya pada siklus glasial dan interglasial, menyebabkan terjadinya ekspansi dan inundasi daratan yang signifikan pada kedua paparan tersebut.Hasil kajian menunjukkan bahwa situasi muka air laut, aktivitas tektonik, dan proses sedimentasi berperan penting dalam membentuk morfologi pesisir Indonesia, termasuk terbentuknya delta, estuari, dan sistem garis pantai yang kompleks. Selain itu, posisi Indonesia yang berada di antara kedua paparan menjadikan wilayah ini memiliki karakteristik pesisir yang sangat dinamis dan beragam. Kesimpulannya, dinamika Paparan Sunda dan Sahul memberikan pengaruh signifikan terhadap evolusi pesisir Indonesia, sehingga pemahaman terhadap proses ini penting dalam mendukung pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan.</em></p> Dina Meliani, Siti Wulan Sari, Salwa Winari Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/19 Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 +0000 PERAN PENGARUH AKTIVITAS TEKTONIK DAN VULKANIK DALAM PEMBENTUKAN GEOMORFOLOGI REGIONAL PULAU SULAWESI: TINJAUAN STUDI LITERATUR https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/18 <p><em>Aktivitas tektonik dan vulkanik sangat mempengaruhi pembentukan geomorfologi regional pulau Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji bentuk lahan apa saja yang di pengaruhi oleh aktivitas tektonik dan vulkanik yang ada di pulau Sulawesi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan berbasis data akademik yang berupa google scholar: data dikumpulkan melalui penelusuran terhadap 16 referensi yang berupa jurnal dan artikel kemudian di analisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar geomorfologi pulau Sulawesi terbentuk akibat adanya aktivitas tektonik dan vulkanik. Secara keseluruhan, dari hubungan aktivitas tektonik dan vulkanik, di temukan bahwa kompleksitas geomorfologi pulau Sulawesi merupakan hasil langsung dari interaksi tektonik lempeng yang memicu aktivitas vulkanik. Selain itu, studi ilmiah juga menunjukkan bahwa proses subduksi membentuk orogenesa dan sesar mendatar seperti sesar palu-koro. Sementara itu, aktivitas vulkanik berperan dalam pembentukan kaldera, kubah lava, gunung api strato dan dataran tinggi vulkanik. Melalui analisis kualitatif ini, dapat disimpulkan bahwa interaksi antara aktivitas tektonik dan vulkanik ini menciptakan geomorfologi regional pulau Sulawesi yang berbentuk menyerupai huruf "k", di mana terdapat empat lengan atau semenanjung yang berada di sebelah utara, timur, tenggara dan selatan.</em></p> Siti Aisyah, Mudhiatun Nuriyah, Taqia Mafaza Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/18 Thu, 16 Apr 2026 00:00:00 +0000 EVOLUSI BENTANG ALAM PULAU SUMATRA: ANALISIS INTERAKSI TEKTONIK DAN VULKANISME https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/17 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evolusi bentang alam Pulau Sumatra melalui interaksi antara proses tektonik dan vulkanisme dalam sistem subduksi aktif. Studi sebelumnya cenderung membahas kedua proses tersebut secara terpisah sehingga belum mampu menjelaskan hubungan kausal dan mekanisme integratif dalam pembentukan geomorfologi, yang menjadi kesenjangan utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang dianalisis melalui teknik analisis isi (content analysis) dan sintesis konseptual terhadap jurnal ilmiah, buku geologi, serta laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses tektonik berperan sebagai pengontrol struktur dasar melalui pengangkatan kerak, pembentukan pegunungan, dan aktivitas sesar, sedangkan vulkanisme berfungsi sebagai agen konstruktif yang membangun dan memodifikasi bentang alam melalui deposisi material erupsi. Interaksi keduanya membentuk sistem geomorfologi yang dinamis, di mana subduksi mengontrol deformasi, deformasi menyediakan jalur migrasi magma, dan aktivitas magma menghasilkan pembentukan serta pembaruan morfologi permukaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan integratif dalam kajian geomorfologi wilayah subduksi aktif serta memberikan kontribusi konseptual berupa model hubungan sistemik antara tektonik dan vulkanisme sebagai dasar pengembangan kajian geodinamika dan mitigasi bencana berbasis geologi.</em></p> Nur Aisya Ramadania, Annisa Nuri Amelia Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/17 Thu, 16 Apr 2026 00:00:00 +0000 STUDI LITERATUR: KAJIAN SPASIAL DAN TEMPORAL PARAMETER OSEANOGRAFI TERHADAP DINAMIKA PERAIRAN INDONESIA https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/16 <p><em>Perairan Indonesia memiliki dinamika oseanografi yang kompleks karena dipengaruhi oleh faktor geografis, sistem angin monsun, dan sirkulasi arus laut global. Penelitian ini bertujuan menganalisis variasi spasial dan temporal parameter oseanografi yang meliputi suhu permukaan laut, salinitas, arus laut, dan tinggi gelombang di perairan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku oseanografi, serta laporan lembaga kelautan yang relevan. Analisis dilakukan melalui proses seleksi literatur, pengelompokan informasi, dan sintesis hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinamika perairan Indonesia dipengaruhi oleh sistem angin monsun, Arus Lintas Indonesia (Indonesian Throughflow/ITF), serta fenomena iklim global seperti El Niño dan La Niña. Variasi spasial terlihat dari perbedaan karakteristik oseanografi antara wilayah barat dan timur Indonesia. Variasi temporal dipengaruhi oleh perubahan musim dan variabilitas iklim global. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis kajian mengenai hubungan parameter oseanografi dan dinamika perairan Indonesia. Keterbatasan penelitian ini adalah penggunaan data sekunder tanpa pengamatan lapangan secara langsung.</em></p> Nurhasanah Nasution, Ocha Fathica Rizty Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/16 Thu, 16 Apr 2026 00:00:00 +0000 KAJIAN KUALITAS AIR LAUT DI PERAIRAN PESISIR DUMAI, PROVINSI RIAU: STUDI LITERATUR https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/15 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air laut di perairan pesisir Dumai serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa kualitas air laut dipengaruhi oleh interaksi faktor alami dan aktivitas antropogenik. Parameter utama yang digunakan meliputi suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut. Aktivitas industri, transportasi laut, serta limbah domestik dan plastik menjadi faktor dominan yang menurunkan kualitas perairan. Selain itu, masukan nutrien dari daratan berpotensi menyebabkan eutrofikasi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan pesisir yang terpadu dan berkelanjutan.</em></p> Airin Syafira, Ismanul Amanah, Syarifah Naylaturrahma Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/15 Tue, 14 Apr 2026 00:00:00 +0000 PERANAN PARAMETER OSEANOGRAFI DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN SUMBER DAYA LAUT BERKELANJUTAN: STUDI KEPUSTAKAAN https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/14 <p><em>Pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan memerlukan pemahaman terhadap parameter oseanografi seperti suhu, salinitas, arus, dan nutrien. Namun, masih terdapat kesenjangan penelitian dalam mengintegrasikan parameter-parameter tersebut secara komprehensif dalam pengelolaan lingkungan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan parameter oseanografi terhadap kondisi lingkungan laut serta kontribusinya dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan menganalisis 7 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa parameter oseanografi berpengaruh signifikan terhadap distribusi biota laut, produktivitas perairan, dan kestabilan ekosistem. Selain itu, perubahan parameter akibat perubahan iklim berdampak pada pergeseran habitat ikan dan penurunan kualitas lingkungan laut. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi berbagai parameter oseanografi dalam satu kerangka analisis untuk mendukung pengelolaan sumber daya laut. Implikasinya, pengelolaan laut perlu berbasis data oseanografi secara terintegrasi guna menghasilkan kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan.</em></p> Nia Silvina Daulay, Nila Armita, Septia Dewi Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/14 Sun, 12 Apr 2026 00:00:00 +0000 KAJIAN DAMPAK PEMANASAN GLOBAL TERHADAP STABILITAS EKOSISTEM LAUT INDONESIA https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/13 <p><em>Pemanasan global merupakan salah satu isu lingkungan global yang berdampak signifikan terhadap ekosistem laut. Indonesia sebagai negara kepulauan sangat rentan terhadap perubahan ini karena sebagian besar wilayahnya berupa perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemanasan global terhadap ekosistem laut di Indonesia serta mengidentifikasi upaya mitigasi dan adaptasi yang dapat dilakukan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti laporan IPCC dan jurnal terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanasan global menyebabkan peningkatan suhu air laut, pemutihan terumbu karang, kenaikan permukaan air laut, pengasaman laut, serta perubahan pola arus laut. Dampak tersebut tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, diperlukan upaya terpadu dalam mengurangi emisi gas rumah kaca serta pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.</em></p> M. Faris Kamil, Rava Maharani, Yola Nurlatifah Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/13 Sun, 12 Apr 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK PERTAMBANGAN NIKEL TERHADAP OSEANOGRAFI PERAIRAN DAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI RAJA AMPAT: KAJIAN LITERATUR https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/12 <p><em>Raja Ampat merupakan kawasan dengan keanekaragaman hayati laut tinggi yang termasuk dalam Coral Triangle dan memiliki ekosistem terumbu karang bernilai ekologis dan ekonomis. Namun, peningkatan aktivitas pertambangan nikel di Papua Barat berpotensi mengancam keberlanjutan ekosistem tersebut. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana aktivitas pertambangan nikel memengaruhi kondisi oseanografi dan dampaknya terhadap terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas pertambangan dengan perubahan parameter oseanografi serta implikasinya terhadap ekosistem terumbu karang. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif terhadap berbagai sumber ilmiah periode 2015–2025. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan meningkatkan sedimentasi, Total Suspended Solid (TSS), dan kekeruhan perairan, serta memicu pencemaran logam berat. Kondisi ini menghambat fotosintesis zooxanthellae, menyebabkan stres fisiologis hingga pemutihan karang. Dampak lanjutan meliputi penurunan kualitas lingkungan dan sektor ekonomi pesisir, sehingga diperlukan pengelolaan berbasis pembangunan berkelanjutan.</em></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> Ibnu Thayibur Rizqi, Muhammad Rausyan Fikri, Mohd. Sayid Aqil Al munawwar Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/12 Sun, 12 Apr 2026 00:00:00 +0000 Pengembangan Buku Saku Pendidikan Kebencanaan Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mendukung Pembelajran Geografi Di SMA Negeri 7 Palu https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/139 <p>Kota Palu merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi kebencanaan peserta didik melalui pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku saku pendidikan kebencanaan berbasis kearifan lokal masyarakat Kaili sebagai media pendukung pembelajaran Geografi di SMA Negeri 7 Palu. Penelitian menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model pengembangan 3D (<em>Define, Design,</em> dan <em>Develop</em>). Kelayakan produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi pembelajaran, kemudian diuji kepada 34 peserta didik kelas XI. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku memperoleh persentase kelayakan sebesar 77,77% dari ahli materi (sangat layak), 57,81% dari ahli media (layak), dan 54,68% dari praktisi pembelajaran (layak), sedangkan respons peserta didik mencapai 91,05% dengan kategori sangat layak. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kaili, seperti <em>Nosarara Nosabatutu</em>, <em>Banua (Sou Langga)</em>, pengetahuan mengenai tanda-tanda alam, dan istilah kebencanaan dalam bahasa Kaili ke dalam media pembelajaran Geografi. Dengan demikian, buku saku yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran Geografi sekaligus memperkuat literasi kebencanaan dan pemahaman budaya lokal peserta didik.</p> Winda Ayu Putri, Amalia Novarita, Arifuddin Abd Muis , Risma Fadhila Arsy Hak Cipta (c) 2026 Horizon Transdisipliner: Jurnal Multidisipliner https://lenteranil.com/index.php/horizontal/article/view/139 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000