TINJAUAN LITERATUR HUBUNGAN ANOMALI SUHU PERMUKAAN LAUT SST DENGAN FENOMENA EL NINO DI SAMUDRA PASIFIK
Kata Kunci:
El Nino, SST, ENSO, Perubahan Iklim, Samudra PasifikAbstrak
Fenomena El Niño merupakan salah satu bentuk variabilitas iklim global yang memiliki pengaruh besar terhadap kondisi atmosfer dan oseanografi di berbagai wilayah dunia. Fenomena ini ditandai dengan peningkatan anomali suhu permukaan laut (Sea Surface Temperature/SST) di wilayah Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara anomali suhu permukaan laut dan fenomena El Niño melalui pendekatan studi literatur. Data yang digunakan berasal dari berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku akademik, serta laporan lembaga klimatologi internasional dalam rentang waktu lima hingga sepuluh tahun terakhir. Metode analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui sintesis, komparasi, dan interpretasi terhadap hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan anomali SST memiliki hubungan yang konsisten dan signifikan dengan kejadian El Niño (Cai et al., 2018; Li et al., 2025). Perubahan suhu permukaan laut berperan dalam mengubah sirkulasi atmosfer global, khususnya sirkulasi Walker, yang berdampak pada distribusi curah hujan dan kejadian iklim ekstrem (Latif et al., 2024). Selain itu, perubahan SST juga memengaruhi sistem oseanografi seperti proses upwelling dan produktivitas ekosistem laut. Dengan demikian, SST tidak hanya berfungsi sebagai indikator, tetapi juga sebagai faktor pengendali utama dalam fenomena El Niño

Turnitin
Zotero
Mendeley
Grammarly 


