Pengembangan Buku Saku Pendidikan Kebencanaan Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mendukung Pembelajran Geografi Di SMA Negeri 7 Palu
Kata Kunci:
pendidikan kebencanaan; kearifan lokal masyarakat Kaili; pembelajaran Geografi; literasi kebencanaanAbstrak
Kota Palu merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi kebencanaan peserta didik melalui pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku saku pendidikan kebencanaan berbasis kearifan lokal masyarakat Kaili sebagai media pendukung pembelajaran Geografi di SMA Negeri 7 Palu. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 3D (Define, Design, dan Develop). Kelayakan produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi pembelajaran, kemudian diuji kepada 34 peserta didik kelas XI. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku memperoleh persentase kelayakan sebesar 77,77% dari ahli materi (sangat layak), 57,81% dari ahli media (layak), dan 54,68% dari praktisi pembelajaran (layak), sedangkan respons peserta didik mencapai 91,05% dengan kategori sangat layak. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kaili, seperti Nosarara Nosabatutu, Banua (Sou Langga), pengetahuan mengenai tanda-tanda alam, dan istilah kebencanaan dalam bahasa Kaili ke dalam media pembelajaran Geografi. Dengan demikian, buku saku yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran Geografi sekaligus memperkuat literasi kebencanaan dan pemahaman budaya lokal peserta didik.



Turnitin
Zotero
Mendeley
Grammarly 


