DAMPAK PERTAMBANGAN NIKEL TERHADAP OSEANOGRAFI PERAIRAN DAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI RAJA AMPAT: KAJIAN LITERATUR

Penulis

  • Ibnu Thayibur Rizqi UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Muhammad Rausyan Fikri UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Mohd. Sayid Aqil Al munawwar UIN SUltan Syarif Kasim Riau

Kata Kunci:

Nikel, oseanografi, terumbu karang, sedimentasi, Raja Ampat

Abstrak

Raja Ampat merupakan kawasan dengan keanekaragaman hayati laut tinggi yang termasuk dalam Coral Triangle dan memiliki ekosistem terumbu karang bernilai ekologis dan ekonomis. Namun, peningkatan aktivitas pertambangan nikel di Papua Barat berpotensi mengancam keberlanjutan ekosistem tersebut. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana aktivitas pertambangan nikel memengaruhi kondisi oseanografi dan dampaknya terhadap terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas pertambangan dengan perubahan parameter oseanografi serta implikasinya terhadap ekosistem terumbu karang. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif terhadap berbagai sumber ilmiah periode 2015–2025. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan meningkatkan sedimentasi, Total Suspended Solid (TSS), dan kekeruhan perairan, serta memicu pencemaran logam berat. Kondisi ini menghambat fotosintesis zooxanthellae, menyebabkan stres fisiologis hingga pemutihan karang. Dampak lanjutan meliputi penurunan kualitas lingkungan dan sektor ekonomi pesisir, sehingga diperlukan pengelolaan berbasis pembangunan berkelanjutan.

 

Unduhan

Diterbitkan

12-04-2026

Terbitan

Bagian

Articles